Tutup Buku Silang Sengketa Pemilu

Tutup Buku Terhadap Sengketa Pemilu

indohariannews.comTutup Buku Silang Sengketa Pada Pemilu

Indohariannews.comTutup buku silang sengketa Pemilu Ketua Umum Pimpinan Pusat MUI, Haedar Nashir, meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto
akan segera berjumpa Oleh karenanya, ia meminta para tokoh politik tutup buku terhadap silang sengketa di pemilu.

“Saya percaya keduanya akan berjumpa ya, dan negeri ini tentu memerlukan sosok seorang pemimpiin yang teladaan,” ujar Haedar kepada wartawan
di kediamannya di Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Saya mengajak juga pada tokoh – tokoh baik di pemerintahan, di partai politik, di ormas dan di kekuatan masyarakat untuk tutup buku terhadap
Tutup buku silang sengketa Pemilu.,” sambungnya.

Haedar meminta pihak yang kecewa dengan hasil pemilu untuk melihat sisi positifnya dan iklas dalam hal ini. Setelah ini ia meminta
segenap elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun persatuan dan memperbaiki kekurangan serta kelemahan yang ada.

SIMAK JUGA BERITA YANG LAINNYA

“Kemudian kita harapkan juga warga Indonesia terutama di media sosial itu untuk melakukan moderasi ya, moderasi terhadap berbagai isu dan hal-hal
yang menjadi ‘silang sengketa’ soal Pemilu .

“Karena kalau terus kita sengketakan itu tidak akan pernah ada habisnya. Ini bukan soal tutup mata. Atau lemah dalam menghadapi persoalan pemilu.
Tetapi bangsa ini sejak kemerdekaan sampai sekarang ini banyak masalah yang dihadapi,” sambungnya.

Ketimbang bersih keras pada persoalan sengketa pemilu, kata Haedar, lebih baik bangun kekuatan elemen bangsa untuk digunakan dalam menyelesaikan
persoalan-persoalan yang ada di negara ini. Sebab, masih banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan oleh bangsa ini.

“Ada kekecewaan ada yang marah itu normal ya. Tetapi bangsa indonesia ini bangsa yang besar yang telah teruji panjang dalam perjalanan sejarahnya.
Kalau kita masih berkutat di situ (sengketa pemilu) ya kita tidak akan pernah menjadi bangsa yang maju,” tegasnya.

Haedar berpesan agar pihak yang mendapatkan amanah di pemilu untuk tetap rendah hati dan tak larut dalam kegembiaraan. “Juga bagi mereka
yang selama ini belum memperoleh tugas juga harus berjiwa besar untuk mari kita melangkah maju ke depan,” tutupnya.

Sumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *