Tangisan Timor Teruntuk Jokowi Di Istana

Tangisan Timor Teruntuk Jokowi Di Istana

tangisan timor teruntuk jokowi
indohariannews.comTangisan Timor Teruntuk Jokowi Di Istana

Indohariannews: Sebuah surat tangisan timor teruntuk Jokowi dari siswa-siswi sekolah dasar negeri (SDN) Wae Mege, Watu Tiri,NTT

dimana di dalam surat itu, mereka mengatakan kerinduan mereka akan gedung yang layak untuk di pakai sebagai tempat proses

belajar mengajar yang nyaman.

Sejak awal pembukaan pada tahun 2013 lalu, SDN Wae Mege hanya memiliki 1 bangunan permanen.

Selain itu, ada 2 bangunan lagi yang di alih fungsikan sebagai ruangan darurat yang didapat dari hasil bantuan secara swadaya oleh

para orang tua siswa.

Tangisan Timor Teruntuk Jokowi Demi Bangunan Baru

Selama beridiri sepanjang 6 tahun lamanya, sangat miris sekali para siswa-siswi yang bersekolah di SDN Wae Mege

Pasalnya murid-murid di sekolah itu terpaksa belajar di bawah naungan bangunan yang sebenarnya sangatlah tidak cocok dan layak

untuk mendukung aktivitas pendidikan.

Bangunan darurat itu hanya ber alaskan tanah sebagai lantai nya, ikatan tiang bambu sebagai temboknya, dan tripleks sebagai pembatas.

Atas kondisi yang cukup mengenaskan tersebut, akhirnya siswa-siswi SDN Wae Wege pun akhirnya menuliskan sebuah permintaan pada

kertas putih kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo agar beliau mau ber murah hati untuk membangunkan bangunan sekolah

yang layak untuk sekolah itu.

SIMAK JUGA BERITA YANG LAINNYA

Tangisan timor teruntuk Jokowi dari para murid yang menuntut ilmu meminta ingin di buatkan sebuah sekolah yang layak untuk mereka

ini berisi seperti ini.

“Bapak Presiden Jokowi, tolong bantu kami bangunkan sekolah yang layak,” tulis siswa-siswi dalam secarik kertas yang kemudian

di kirimkan via kantor pos di dekat sekolah mereka.

Alfonsius Fonsi, salah satu guru yang mengajar di sekolah tersebut mengatakan, sejak pertama kali beridiri pada tahun 2013, sekolah itu

hanya memiliki 1 buah bangunan.

Ia mengatakan, karena kekurangan ruangan sebagai tempat aktivitas sekolah, akhirnya para orang tua siswa berinisiatif untuk membangun

2 buah ruang kelas darurat.

Dua ruangan darurat tersebut di gunakan oleh siswa kelas 3 sampai 6 sekolah dasar.

Sementara itu, Venan Rival, salah satu seorang siswa di sekolah tersebut mengaku sangat mengharapkan keperdulian dari pihak

pemerintah terhadap sekolah tempatnya menuntut ilmu tersebut. (Alv)

Sumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *