Presiden Joko Widodo Ditolak Bertemu

Presiden Joko Widodo Ditolak Bertemu Mahasiswa

Indohariannews.com : Presiden Joko Widodo telah mendapatkan penolakan untuk bertemu dengan aktivis mahasiswa pendemo.
Salah satu pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menyebutkan salah satu solusi jitu
bagi Presiden Joko Widodo ( Jokowi) agar para mahasiswa tetap percaya kepadanya.

Solusi tersebut yaitu dengan menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang untuk Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002
tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Solusinya sederhana, Presiden tinggal buat Perppu UU KPK.

Solusi tersebut di usulkan dengan penerbitan peraturan pemerintahan pengganti undang-undang Nomor 30 Tahun 2002
tentang komisi pemberantasan korupsi (KPK).

Presiden harus mengabulkan aspirasi para mahasiswa dan rakyat secara umum, mengingat soal pemberantasan korupsi dan demokrasi
merupakan dua hal yang tidak boleh diganggu. Apalagi, lobi Presiden dengan mengundang bertemu membahas berbagai tuntutan juga ditolak oleh para mahasiswa.

Padahal, menurut Ubedilah, undangan tersebut merupakan upaya baik Presiden untuk mendengar langsung apa yang diinginkan para mahasiswa.
“Penolakan mahasiswa untuk bertemu Presiden secara politik bisa dimaknai sebagai ekspresi yang mewakili keinginan mahasiswa

yang mulai tidak percaya dengan Presiden,” kata dia. Meski demikian, menurut Ubedilah, sikap tidak percaya itu belum terlihat mengarah
pada delegitimasi Presiden. Cara Presiden bertemu dengan mahasiswa pernah dilakukan juga oleh presiden-presiden sebelumnya
Namun, menurut Ubedilah, problem yang muncul selalu soal efektivitas pertemuan.

SIMAK JUGA BERITA YANG LAINNYA

“Syarat yang diminta mahasiswa jika Presiden Jokowi bertemu mereka agar pertemuan digelar terbuka kemungkinan dimaksudkan supaya perbincangan
didengar publik dan berjalan efektif mencapai tujuannya,” kata Ubedilah. Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan
bertemu dengan perwakilan para mahasiswa pada Jumat (27/9/2019).

Dia menuliskan hal tersebut melalui akun Instagram-nya. “Saya sendiri hendak bertemu dengan perwakilan para mahasiswa,
Insya Allah besok, untuk mendengar langsung dan menampung aspirasi yang disampaikan dengan lebih terperinci,” tulis Jokowi,
Kamis (26/9/2019).

Kemudian, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia pun menyatakan hanya bersedia bertemu dengan Presiden Jokowi jika pertemuan dilakukan terbukaSumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *