Polisi Bekuk Penjambret Ibu Gendong Bayi

Polisi Berhasil Bekuk Penjambret Ibu Gendong Bayi

indohariannews.com – Polisi Bekuk Penjambret Ibu Gendong Bayi

Indohariannews.comPolisi Bekuk Penjambret Berhasil dibekuk oleh Polres Metro Jakarta Barat, Teguh (39) lumpuh dengan dengan dua timah panas
yang di lesatkan oleh Sat Reskrim Tanjung Duren, Jakarta.

Dari hasil laporan yang di terima, Teguh adalah seorang penjambret kawakan yang tak terhitung berapa orang
yang sudah menjadi korbannya, khususnya di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Kegarangan pria tersebut yang memiliki tubuh gebuk itu berakir dengan timah panas yang diarahkan pada dua kakinya.
Ia diduga telah menjambret seorang nenek yang sedang menggendong bayi di Gang Dukuh 2 Rt 3 Rw 7, Tanjung Duren
Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Rabu 3 juli 2019.

Aksi sang penjambret telah terekam oleh kamera pengawas (cctv) yang dimana terpasang dirumah sang nenek (korban)
Video yang sempat viral itu telah membuat polisi berhasil membekuk kurang dari 1×24 jam di kediamannya, Tanggerang Selatan
pada Kamis (4/7/2019) dini hari.

SIMAK JUGA BERITA YANG LAINNYA

Dari hasil pengakuan, Teguh (pelaku), mengaku khilaf dan terpaksa menjambret karena terhimpit masalah ekonomi yang dialaminya
“Saya khilaf,” kata Teguh saat diberikan kesempatan berbicara di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (4/7/2019).

Untuk semtara, Kasat Reskim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan pihaknya juga turut menangkap tiga
pelaku lain nya, yakni DI (35), MN (23) dan EN (42).

Edi mengatakan, Ketiga pelaku tersebut adalah seorang penadah kalung emas milik korban lalu dijual Di Pasar Jaya Ciputat seharga
Rp1,9 juta.
Setelah itu DI menjualnya kepada MN seharga Rp2 juta yang dimana nanti emas itu dileburkan menjadi lempengan emas batangan.

Dalam tindakan kasus ini, Teguh dikenakan pasal 351 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman maksimal 9 tahun
penjara dan untuk ketiga penadah tersebut dikenakan pasal 480 KUHP.

Saat melakukan penyikan di Polres Metro Jakarta Barat, Tjhay Moij (Korban) menjelaskan, jika kalung tersebut adalah pemberian dari
anaknya saat ia berusia 50 tahun.

Sumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *