Persiapan Reuni 212 2019 Di Masjid Istiqlal

Persiapan Reuni 212 2019 Mulai Berkumpul Di Masjid Istiqlal

Indohariannews.com : Persiapan Reuni 212 2019 Massa yang sudah hadir di reuni 212 terus bertambah sebagian massa berkumpul di masjid istiqlal.

Para massa yang berdatangan dari luar Jakarta menumpangi KRL via Stasiun Juanda dan berkumpul di Masjid istiqlal terlebih dahulu,

“Wawan (45) dari Surabaya, Menghadiri Reuni 212, kita di masjid istiqlal mau istirahat dulu ya bisa dikatakan seperti transit dan kita siap siap sebelum jalannya acara Reuni 212 berlangsung.

“Di masjid kita sholat berjamaah bareng karena di masjid ini untuk ke monas tidak begitu jauh untuk jalan kesana,”

Nanti apabila Setelah sholat subuh selesai kita semua baru akan berangkat menuju monas dengan berjalan kaki,

“Acaranya ada di monas habis jam 04:00 WIB nanti dari masjid istiqlal dulu lalu kita bersama-sama dengan saudara-saudara kita menuju monas” Kata wawan.

Sebelumnya izin dari organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI) hingga saat ini belum di keluarkan oleh kementerian dalam negeri,

Padahal surat keterangan terdaftar (SKT) FPI telah kadaluwarsa sejak tanggal 20 juni 2019 lalu.

Pemerintah enggan memperpanjang izin FPI karena menurut Menteri Dalam Negeri – Tito Karnavian mengatakan salah satunya adalah visi misi dari FPI,

“ini sedang didalami oleh kementerian agama karena ada pertanyaan yang muncul karena ini ada kabur bahasannya, Beberapa waktu lalu FPI Mengatakan NKRI Bersyariah apa itu maksudnya ?”

“Apakah maksud dari mereka ini dilakukan prinsip syariah yang ada di aceh apakah seperti itu ?”

Dengan adanya wacana NKRI bersyariah Tito mengkhawatirkan akan muncul dari kelompok khilafah lainnya.

Persiapan Reuni 212 2019

SIMAK JUGA BERITA YANG LAINNYA

Namun ada beberapa pendapat yang berbeda dengan kementerian agama, Justru kementerian yang dipimpin oleh Fachrul Razi ini telah mengeluarkan rekomendasi pendaftaran ulang SKT untuk Ormas FPI,

Surat itu dikeluarkan karena FPI sudah memenuhi persyaratan permohonan rekomendasi ormas yang diatur dalam peraturan menteri agama No 14, Tahun 2019.

Kemudian surat pernyataan kesanggupan melaporkan kegiatan dan surat pernyataan setia kepada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945 serta tdak melakukan hal-hal yang dapat melanggar hukum.

Walau AD/ART dipermasalahkan, Ternyata FPI terlah membuat pernyataan setia kepada Pancasila dan NKRI, hal yang di ungkapkan oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

Persiapan Reuni 212 2019

Sumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *