Pembakaran Pos Polisi Slipi Bukanlah Mahasiswa

Pembakaran Pos Polisi Slipi Bukanlah Mahasiswa Tapi Anak SMA

Indohariannews.com : Pembakaran Pos Polisi Slipi Kerusuhan seusai demonstrasi di luar Gedung DPR terjadi malam Mahasiswa Trisakti menegaskan yang rusuh itu bukanlah mahasiswa.

“Bisa saya pastikan ini bukan dilakukan oleh mahasiswa,” kata Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Dheatantra Dimas kepada wartawan,

Dimas menjelaskan, aksi demonstrasi sepanjang hari ini bukan hanya dilancarkan mahasiswa. Ada elemen lain yang ikut serta. Namun, berkaca dari demonstrasi Senin (23/9) kemarin,

mahasiswa mampu menahan diri dari aksi rusuh.

“Saya yakin sejatinya mahasiswa tidak membuat rusuh,” kata Dimas.

Gas air mata ditembakkan polisi, massa melempari polisi dengan batu. Pos polisi dibakar. Api menyala di flyover Slipi. Hingga menjelang pergantian hari ini, kerusuhan masih berlangsung.

Polisi menangkap seorang pelajar SMA berinisial RPN (20) di kawasan Slipi, Jakarta Barat. RPN ditangkap karena diduga ikut melempari pos polisi Slipi dengan bom molotov.

“Iya betul, sekarang masih diinterogasi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

Argo mengatakan pelaku berangkat dari Bekasi pada Selasa (24/9) siang dengan menggunakan KRL. Pelaku datang bersama beberapa temannya, lalu turun di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat.

“Dia membawa molotov, sudah diamankan juga molotovnya,” kata Argo.

Pembakaran Pos Polisi

SIMAK JUGA BERITA YANG LAINNYA

Demonstrasi mahasiswa yang semula berlangsung tanpa bentrokan berarti kini telah berubah menjadi kerusuhan di malam hari. Mahasiswa Universitas Trisakti menarik diri dari demonstrasi.

“Kita imbau mahasiswa Trisakti untuk mundur!” kata Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Dheatantra Dimas kepada wartawan,

Dia memastikan massa rusuh malam hari ini bukan mahasiswa. Soalnya, mahasiswa punya rekam jejak mampu menahan diri dari tindakan rusuh pada demonstrasi

“Kondisi sudah tidak kondusif, yang di depan bukan mahasiswa lagi. Buat apa? Aksi rusuh ini sangat disayangkan sekali,” kata dia

Hingga pukul 23.45 WIB, gas air mata masih ditembakkan polisi, massa masih melempari polisi dengan batu. Pos polisi terbakar.

Api menyala di flyover Slipi. Hingga menjelang pergantian hari ini, kerusuhan masih berlangsung.

Pembakaran Pos Polisi

 

Sumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *