Moeldoko : Hoaks Semakin Merambat

Moeldoko : Hoaks Semakin Merambat, Untuk Saat Ini Sangat Sulit Menemukan Kebenaran

Moeldoko : Hoaks Semakin Merambat
Indohariannews – Moeldoko : Hoaks Semakin Merambat Untuk Saat Ini Sangat Sulit Menemukan Kebenaran

Indohariannews : Menjelang pemilihan presiden 2019 dan pemilihan legislatif 2019 marak terjadi kabar hoaks dan ujaran kebencian. Hoaks Semakin Merambat Karena Hoaks akan memperkeruh pesta demokrasi 2019

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. Mengatakan bahwa Hoaks dapat mecederai akal sehat jika sering mendengar kabar bohong terus menerus dan tidak akan dapat kabar aslinya karena semakin banyak kabar bohong dari media nline ataupun media cetak.

Adanya undang-undang informasi dan teknologi (UU ITE) sebenarnya berjalan sangat baik untuk menjerat pelaku penyebar hoaks dan ujaran kebencian Tetapi itu semua tidak membuat jera para pelaku.

Moeldoko Menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam mendapatkan berita yang belum jelas sumbernya. Moeldoko tak bisa menepis bahwa sangat sulit untuk menghentikan kabar hoaks dan ujaran kebencian karena masih banyak media yang tidak jelas asal usulnya yang masih membeberkan berita palsu demi keuntungan pribari maupun keuntungan terselubung.

Seperti yang kita ketahui banyak nya berita bohong yang menyerang Capres no urut 01. Hoaks Semakin Merambat dan Ujaran kebencian bukan hanya ramai di media online dan media cetak. bahkan untuk saat ini Hoaks sudah masuk di dalam parpol seperti yang sebelum-sebelumnya dan sangat lah parah yang sudah terjadi seperti kasus :

  1. Tabloid Obor Rakyat (Jokowi Difitnah sebagai anggota PKI dan di Cap sebagai Kristen dan China dan Lain Sebagainya.)
  2. Ratna Sarumpaet (Mengaku di keroyok oleh orang tak di kenal di bandung rencananya adalah ingin Memfitnah bahwa timses Jokowi lah yang memukulinya)
  3. Prabowo Subianto (Mengatakan bahwa ia tau ada kebocoran dana anggaran Hingga 500 Triliun dan menantang Jokowi)

SIMAK JUGA BERITA YANG LAINNYA

Hoaks dan Ujaran Kebencian semakin dikembangkan untuk tujuan politik tertentu. itu sangatlah jelas untuk mengganggu kenyamanan berdemokrasi dan persaudaraan sebangsa dan setanah air rusak,
perbedaan pendapat dalam dunia politik dan keras kepala. itulah yang akan memancing Hoaks dan Ujaran Kebencian pun muncul dari permukaan Lebih celakanya lagi banyak orang menghalalkan segala cara untuk memenangkan politisi yang ia pilih itulah yang membuat Hoaks Semakin Merambat Di indonesia sendiri sedang terjadi masa transisi yang berkeadilan dalam mekanisme sistem politik demokrasi liberal.
HOAKS
Indohariannews – Orang Bijak Tak Percaya Hoaks
Hoaks dan Fitnah melulu sampai kapan anak negeri kita bisa pintar
Moeldoko Mengatakan “Saya berharap masing-masing tim relawan kubu peserta pilpres 2019 untuk membantu menyampaikan berita yang sebenarnya agar masyarakat tidak tersesat dalam mendapatkan berita yang akurat, Saya harap teman-teman dari tim relawan bisa ikut membantu dalam mengatasi hal ini.” tutup moeldoko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *