Longsor Tambang Emas Dibogor

Terjadi Longsor Tambang Emas Dibogor, 5 Orang Tewas 20 Orang Tertimbun

Indohariannews.com : Longsor Tambang Emas Dibogor  ada banyak tambang emas di bogor, dan kali ini

terjadi tanah longsor di salah satu tambang emas rakyat di lokasi Gunung pongkor, bogor peristiwa ini

menyebabkan 20 orang tertimbun dan 5 orang tewas.

Peristiwa itu terjadi Senin dini hari di lokasi penambangan emas rakyat di Gunung Pongkor, Desa Bantar

karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Longsor terjadi akibat hujan deras yang terjadi secara

terus menerus ditambah lagi dengan struktur tanah yang labil.

Sehingga puluhan penambang tertimbun longsor.

Sutopo mengatakan belum di ketahui jumlah pasti penambang yang tertimbun.

Namun, menurut informasi dari warga setempat yang selamat masih terdapat 20 orang penambang

yang masih tertimbun.

CARA BERMAIN POKER ONLINE

Longsor Tambang Emas Dibogor

Dari hasil pencarian sementara, tim gabungan berhasil menemukan delapan korban. lima di antaranya

meninggal dunia dan tiga orang selamat.

Jumlah korban sementara lima orang meninggal tanpa identitas telah di temukan hingga tadi siang.

Sutopo menjelaskan kondisi medan yang curam menjadikan kendala dalam proses pencarian,

sehingga harus dilakukan secara manual. Namun pencarian saat ini dihentikan sementara hingga

esok hari.

“Tim SAR mengalami kesulitan mengevaluasi korban karena lokasi longsor yang sangat curam dan berada

di kaki gunung, Medan cukup berat dan pencarian hanya bisa di lakukan dengan manual. pencarian

dihentikan saat ini. Dan dilanjutkan esok hari. Aparat bersama PMI, relawan dan warga yang berusaha

mengevakuasi korban.”katanya.

KAKAKDEWAPOKER POKER ONLINE TERBAIK

Longsor Tambang Emas Dibogor

Dan Polri memasang police line agar warga tidak mendekat. karena tanah masih labil.

takut longsor lanjutan agar tidak adal lagi korban.

dan korban yang meninggal akan di edintifikasi setelah itu

akan menunggu kuluarga masih agar bisa di serahkan kepada keluarga

koban masing.

kita doakan agar tidak lagi ada korban dan bisa cepat di evaluasi

karena kita sudah melakukan semaksimal mungkin untuk mengeluarkan para korban

katanya, warga yang ikut mengveluasi.

Sumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *