Jakarta Seperti Kampung Beda Dengan Shanghai

Tito Mengatakan Jakarta Seperti Kampung Beda Dengan Shanghai

Indohariannews.com : Jakarta Seperti Kampung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membalas komentar pedas Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Mengenai perihal tersebut menurut anis ini hanyalah masalah transformasi

Walaupun begitu penggunaan kata kampung lebih menarik dan memancing untuk clickbait,

“Menurut saya justru ini adalah pelajaran penting untuk kita ambil dari pesan yang di sampaikan pak Mendagri tadi adalah pesan tentang Transformasi sebuah negara”

Lebih dari persoalan kata kampung jadi itu memang clickbait untuk menarik viewers tweetable, kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurut anies transformasi yang dilakukan oleh Shanghai sudah bertahun-tahun lalu bahkan dekade sehingga saat ini mereka tinggal memetik buahnya saja dan lebih maju lebih dari kota-kota lainnya.

Salah satunya yaitu permasalahan pembangunan infrasturktur seperti jalan dan telekomunikasi,

Jadi nanti ketika kita dapat melihat misalnya satu atau dua dekade kedepan kita akan dapat menyaksikan betapa dampak besar keputusan pembangunan dan transformasi seperti ini,

Jadi saya menangkap menangkap dari pesan pak Tito adalah tentang bagaimana Transformasi sebuah negara,

Harapannya nanti kita juga dapat melakukannya contohnya di Jakarta kita melakukan transformasi dan transportasi.

Jakarta Seperti Kampung

SIMAK JUGA BERITA YANG LAINNYA

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian sebelumnya berkelakar membandingkan kondisi kota jakarta dengan kota shanghai di china.

Tito mengatakan Jakarta tampak seperti kampung jika dibandingkan dengan kota di Shanghai,

Dan saya yakin Pak Anies sering ke China kalau kita lihat Jakarta Mirip kampung bila dibandingkan dengan Shanghai, Kata Tito dihadapan para pimpinan daerah dalam Kongres Asosiasi Pemerintah Provinsi (APPSI).

Anies Baswedan juga hadir dalam acara ini dan selain itu sejumlah kepala daerah dan sekretaris daerah juga turut hadir,

Perkataan Tito ini berawal saat dirinya membahas sistem demokrasi yang tidak berbanding lurus dengan peningkataan ekonomi.

Sumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *