Gunung Merapi Kembali Berasap

Gunung Merapi Kembali Berasap Dan Awan Panas Yang Berguguran

Indohariannews  : Gunung Merapi Kembali Berasap Dan mengeluarkan awan panas yang berguguran, pada sabtu dini hari pada pukul 03:31 WIB jarak luncur yang sangat jauh                       

Sejauh ini kami memperkirakan jarak luncur awan panas hingga 1.000 ke arah hulu kali gendol

Awan panas yang berguguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 60mm dan durasi 109 detik,

jarak luncur hingga 1000 Meter ke arah hulu kaki Gendol

BPPTKG mengatakan tercatat ada 15 kali guguran lava dan jarak luncur yang begitu cepat yaitu 109 detik

kecepatan luncuran lava dan awan panas yang begitu cepat

Terpantau hingga saat ini dari CCTV tercatat 15 kali guguran lava,

BPPTKG masih menetapkan status gunung merapi pada level II atau bisa dikatakan memasuki status waspada

karena itu untuk sementara kegiatan pendakian tidak diizinkan kecuali untuk kepentingan penelitian / penyelidikan yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 57mm,

untuk saat ini tercatat durasi awan panas guguran tersebut terjadi selama 99 detik

selain awan panas yang berguguran merapi juga mengeluarkan lava pijar

terpantau selama 8 jam terakhir dari siang hingga malam muncul 3 kali lava pijar dari

Gunung Merapi Kembali 

SIMAK JUGA BERITA YANG LAINNYA

Balai Penyelidikan Dan Pengembangan  Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)

Rekomendasi dari BPPTKG Yogyakarta masih sama yaitu dalam radisu 3 kilo meter dari puncak gunung merapi

dan tidak ada aktivitas dari manusia sama sekali kecuali tim dari peneliti / penyelidik

BPPTKG Yogyakarta menghimbau agar masyarakat jangan mendekati gunung tersebut

karena terjadi awan panas pada guguran pukul 13:58 WIB sabtu lalu

selain awan panas gunung merapi juga mengeluarkan lava pijar tercatat untuk baru baru ini sudah 2 kali lava pijar keluar dari puncak merapi.

Gunung Merapi Kembali Berasap

 

Sumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *