Gerbong Narkoba Vs Polisi

Gerbong Narkoba Vs Polisi Baku Tembak

 

Gerbong Narkoba Vs Polisi
Gerbong Narkoba Vs Polisi

indohariannews.com – Gerbong Narkoba Vs Polisi  baku tembak dalam penggerebakan itu Satriadi dan RN pengawalanya
tewas.

Penggerebekan ini berlangsung pagi tadi di perumahan Palsa Residence, Jl Subrantas, Gang Sepakat, Sejak pagi sekitar 06.00
Wib sejumlah warga sudah di beritahu petugsa untuk tidak keluar dari rumah, sejak pukul 07.30. Warga sekitar mendengar
suara tembakan.

Dari hasil penggerebekan itu, ada yang terkena tembakan, ada tiga orang terkena tembakan salah satu dari pihak polisi dan 2
diantaranya Satiadi dan RN tewas di tempat.

Satriandi sendiri diketahui seorang pecatan polisi dalam kasus narkoba. dia buroanan kasus narkoba dan pembunuhan yang
terjadi pada tahun 2017 silam.

SIMAK JUGA BERITA YANG LAINNYA
Moeldoko Angkat Bicara Soal Rizieq Shihab
Selatan Jawa Diperkirakan Tsunami Hingga 20 Meter
Ahok Diangkat Jadi Menteri Akan Tetapi Ia Tak Percaya Diri

Satriandi bandar narkoba sekaligus kasus pembunuha tewas tertembak. Yang bersangkutan merupakan pecatan polri tahun
2015, Kata Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko

Hasil Penggerebekan, Polisi menyita senjata laras panjang dan senjata api jenis revolver, dia menjelaskan selain senjata api
Dari gembong narkoba ini disita satu buah granat aktif. ada juga 668 butir amunisi aktif dari tangan pelaku.

Peluru tersebut terdiri dari kaliber 8,9,32,38,5 dan 56 mm. Ada dalam bentuk peluru lama atau bulat dari gotri. selain itu, disita
31 buku tabungan, 1 borgol, 8 KTP, Dan 8 paspor. Ada lagi 8 kartu ATM, 3 dompet , Dan 1 unit mobil.

Ada 6 senjata api yang kita sita, dua jenis laras panjang kaliber 5.56 lengkoa dengan teleskop serta peredam, 4 tiga pistol
revolver standarnya polri, Ujar Widodo

satriandi yang merupakan buron kasus narkoba dan pembunuhan ini punya 8 paspor yang diduga dipakai selama ini selama
masa pelariannya

Kita ada menyita 8 buah paspor termasuk atas nama Satriandi. Ada 31 buku tabungan yang kita sita dan ada 3 dompet,
8 KTP dan 1 unit mobil dan uang tunai sebesar 800 juta rupiah yang kita sita saat ini . ujar Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko

Kami akan terus menindak lanjuti dan kita akan basmi semua jadi untuk masyarakat jika ada orang atau tetanga dekat yang
mencurigakan silakan hubungi kami. Kata Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko

Sumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *