Bulan Di Hak Milik, Emang Bisa ?

Bulan Di Hak Milik. Emang Bisa ? ini jawabannya

bulan di hak milik

INDOHARIANNEWS.COM  –  Bulan di hak milik ? emang bisa ? begini penjelasan nya.

Neil armstrong katanya adalah orang pertama yang berhasil mendarat di bulan dengan pesawat luar angkasa Apollo 11 pada bulan juli 1969.

Semenjak keberhasilan Neil Armstrong menginjakan kaki ke bulan, Banyak negara-negara lain yang berlomba-lomba menuju bulan.

Tujuan nya pun beragam, mulai dari alasan ilmu pengetahuan, hingga yang terkini adalah untuk menggali sumber daya alam seperti emas, platina, atau logam mulia yang ada di sana.

Mulai dari negara tiongkok yang memiliki misi menanam sayur kol dan kentang dan sudah berhasil menumbuhkan bibit kapas di bulan.

Hingga negara india yang terbaru mengirimkan pesawat luar angkasa menuju titik terjauh bulan.

Tapi apakah bulan dapat diakuisisi suatu negara atau suatu perusahaan ?

Bulan Di Hak Milik

Emang nya boleh kalau bulan di hak milik suatu negara atau perusahaan untuk tujuan apapun ?

Menurut ketentuan PBB tidak ada negara yang bisa mengklaim atau menjadikan suatu yang berasal dari luar angkasa sebagai hak milik.

Misalnya ketika NASA pertama kali mencetuskan program apollo dan berkeinginanmendaratkan pesawat luar angkasa ke bulan.

PBB membuat dan menerbitkan perjanjian yang mengikat bahwa “luar angkasa, bulan serta planet-planet lainnya tidak termasuk kepada subyek akuisisi untuk sebuah kedaulatan”.

Kesepakatan ini di tanda tangani pada tahun 1967 oleh negara Uni Soviet, Amerika Serikat dan Inggris.

bulan di hak milik

Dari Rumah bisa buat uang jajan tambahan 50.000 – 100.000, mau ?

Karena kesepakatan dan perjanjian tersebut, pengibaran bendera yang dilakukan Neil Armstrong menjadi tidak berlaku dan diakui oleh PBB.

Dan pada tahun 1979 PBB kembali membuat kesepakatan dengan negara – negara yakni,

mengatur bahwa benda luar angkasa serta aktivitas di bulan harus dipergunakan dan ditunjukan untuk kepentingan besama dengan tujuan agar menciptakan kedamaian di bumi.

bulan di hak milik

Selain itu PBB juga harus mengetahui apa tujuan, misi serta aktivitas yang akan dilakukan di luar angkasa.

Serta jika suatu negara ataupun perusahaan berniat untuk membangun stasiun luar angkasa, PBB juga wajib mengetahui titik tempat dibangunnya stasiun luar angkasa tersebut.

PBB berpendapat bahwa bulan dan luar angkasa adalah warisan bersama bagi umat manusia.

Tapi sayangnya perjanjian tersebut belum ditanda tangani oleh negara besar yang sering melakukan jelajah antariksa seperti China, Amerika Serikat, Inggris dan Rusia.

bulan di hak milik

Tetapi sayangnya seiring meningkatnya keinginan negara-negara ataupun perusahaan yang hendak mengeksplorasi bulan dan antariksa,

Maka mungkin dimasa yang akan datang semua negara berlomba-lomba mengklaim dan berlomba untuk mengakuisisi luar angkasa.

 

Sumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *