Antek FPI Versus Netizen Pendukung Petisi Online

Antek FPI Versus Netizen Pendukung Petisi Online

Antek FPI versus netizen
indohariannews.comAntek FPI Versus Netizen Partisipan Petisi Online

indohariannews: Semenjak viralnya petisi untuk mencabut kewarganegaraan Rizieq, perang Antek FPI Versus netizen pun terjadi.

Anggota senior Lembaga DPP Front Pembela Islam (FPI) Novel Bamukmin, mengatakan pihaknya menolak petisi di situs change.org

yang meminta Presiden Jokowi mencabut status kewarganegaraan Rizieq Shihab.

Menurutnya, tuntutan itu hanya disampaikan oleh segelintir orang saja sehingga tidak bisa mewakili pendapat rakyat indonesia.

“75 ribu petisi itu sangat kecil,”ujar dia lewat pesan pendek. Jumat (7/6).

Lagi galau ? yuk klik disini !

Antek FPI Versus Netizen, Perspektif FPI

Menurut Novel, silsilah Rizieq sebagai warga Negara Indonesia sudah jelas, ia juga menyebutkan ayah Rizieq, Hussein Shibab,

adalah merupakan pejuan yang ikut berjuang ketika jaman penjajahan.

Setelah pro dan kontra perpanjangan izin FPI , belakangan ini muncul petisi online di laman Change.org yang berisi tuntutan

‘ Cabut status WNI Rizieq Shibab’ , Rizieq Shihab seperti diketahui adalah pimpinan FPI dan kini masih berada di Arab Saudi sejak

ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi tahun 2017.

SIMAK JUGA BERITA YANG LAINNYA

Petisi ini ditujukan kepada Presiden RI Joko Widodo berserta tiga menterinya yakni, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumulo, Menteri

Hukum dan HAM Yasona Laoly, dan Menko Polhukam Wiranto.

Isi petisi mengatikan Rizieq sebagai yang paling bertanggung jawab di balik segala provokasi penolakan hasil pemilihan presiden.

“Jika kita hanya berteriak bubarkan FPI, saya rasa belum cukup, karena Rizieq Shihab pasti akan membentuk Ormas lainnya dengan

nama yang berbeda, namun berperilaku sama.”bunyi bagian dari petisi itu.

Petisi dibuat akun 7inta Putih pada 17 Mei 2019, Petisi itu lantas ditandatangani oleh puluhan ribu orang.

Pertanyataan ini adalah awal mula pecah nya perang antara antek FPI versus Netizen

“Jika terus menerus memprovokasi, emang seharusnya tidak bermukin di NKRI lagi,”tulis Ahmad Al-haqir , salah satu pendukung

petisi tersebut.

Sebelumnya ada empat petisi terkait perpanjangan izin FPI yang bakal berakhir pada 20 juni 2019 itu.

Dua petisi yang menolak perpanjangan izin FPI itu adalah “Stop Izin FPI” serta petisi “Bubarkan FPI”.

Sedangkan petisi yang mendukung perpanjangan FPI adalah petisi “Dukung FPI Terus Eksis”dan petisi “Dukung Ormas FPI”. (Alv)

Sumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *