Ahmad Dhani Pasrah di Tahan 18 Bulan

INDOHARIANNEWS– Ahmad Dhani Pasrah di Tahan 18 Bulan

Ahmad Dhani Pasrah di Tahan 18 Bulan

Ahmad Dhani Pasrah di Tahan 18 Bulan

Divonis 18 bulan penjara, Ali Lubis menyampaikan bahwa hal tersebut tidak meruntuhkan mental Ahmad Dhani. Justru, hukuman ini dianggap oleh Dhani sebagai ujian agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik.

“Ini menjadi bentuk ujian bagi dirinya untuk menjadi lebih bijaksana di kemudian hari. Ini ujian untuk naik kelas,” ujar Ali Lubis mewakili Ahmad Dhani.

Selain itu, Ali Lubis juga menyebutkan bahwa Ahmad Dhani adalah sosok yang taat hukum. Sehingga apapun putusan pengadilan akan dijalani olehnya.

Setelah divonis 18 bulan, Ahmad Dhani langsung dibawa ke Rutan Cipinang. Ia ditemani oleh putra bungsunya selama perjalanan menuju rutan.

Dhani Dijerat Dengan Pasal

Dalam sidang putusan, Ahmad Dhani terbukti melanggar Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 Ayat 2 Undang Undang nomor 19 tahun 2016 tentang infomasi dan Transaksi Elektronik pasal 55 ayat 1 KUHP.

“Menyatakan terdakwa saudara Dhani Ahmad Prasteyo alias Ahmad Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan,

menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan,” ujar hakim ketua Ratmoho saat membacakan amar putusan.

Atas perbuatannya itu, Majelis Hakim menjatuhkan Ahmad Dhani hukuman 1 tahun 6 bulan penjara. Setelah putusan, Ahmad Dhani pun langsung ditahan.

Dalam pembacaan amar putusan, apa yang dilakukan Ahmad Dhani bisa memecah belah golongan. Oleh karenanya, Ahmad Dhani dihukum penjara selama 1 tahun 6 bulan.

“Perbuatan terdakwa berpotensi memecah belah golongan,” kata Ratmoho.

Dari Rumah bisa buat uang jajan tambahan 50.000 – 100.000, mau ?

Ahmad Dhani mengaku tidak puas dengan vonis 1,5 tahun penjara yang dijatuhkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan atas kasus ujaran kebencian.

“Kalau ditanya saya puas atau enggak? Ya, tentu kalau saya banding, ya berarti kami tidak puas dong. Jangan tanya lagi,” ujar Dhani usai sidang di PN Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).

Dhani berujar bahwa saat ini ia akan mengikuti proses hukum sesuai dengan mekanismenya. Ia juga berkukuh tidak pernah melakukan ujaran kebencian. “Kalau saya dianggap melakukan ujaran kebencian kepada suku dan ras, ya salah,

karena saya tidak punya record, gitu aja. Saya akan melakukan upaya-upaya hukum terhadap mekanisme yang ada,” ujar Dhani.

 

Sumber : INDOHARIANNEWS | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *